Thursday, October 9, 2014

PUISI : RINDU MELAKNAT


Harapku;
Laksana jejak kaki bisu yang tak pernah melangkah.
Merindukanmu janji semuku antara hati & anganku.

Kini;
Kau hanya selimut nikmat membuatku hangat sesaat
Dalam noktah rindu yang melaknat.
Selembar kasih putihku tak ternoda.
Tega juga kau rela darah merah daramu
Di rampas oleh makhluk jalang yang tak kau cinta.
Mengapa?

Aku lebih santun menjamah tubuh mewah yang kau punya,
firasatku lebih dari itu buatmu lena.

Kini;
Tangisan penyesalan yang kau luapkan,
Membuat hatiku Seperti ditembus Peluru senjata tak bertuan.
Aku selalu merindukanmu duhai Rindu, walau kau tidak sesuci dulu..

By : Dsx


1 comment:

Resources

Loading...

Pages - Menu